lebih mudah dicerna tubuh. Gejala dari penyakit ini cukup beragam, mulai dari pusing, keram perut, diare, ruam, dsb. Sebetulnya tidak sulit untuk mencegah penyakit ini. Cukup dengan menghindari produk susu sapi dan produk-produk yang mengandung laktosa.

Permasalahannya adalah produk susu sapi merupakan salah satu sumber kalsium dan vitamin D terbesar. Kedua zat gizi ini sangat penting untuk tulang dan menurunkan risiko terkena osteoporosis. Nah, berikut adalah beberapa tips untuk menghadapi intoleransi laktosa: Pilih susu yang tidak mengandung laktosa, seperti susu kedelai.

Minumlah suplemen enzim lactase sebelum mengkonsumsi produk susu. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter berkaitan dengan suplemen apa yang paling aman.

Jika ingin mengkonsumsi produk susu, konsumsi juga makanan sehat yang tidak mengandung produk susu pada saat yang bersamaan. Misalnya, minum milkshake dengan sandwich.

  • Minumlah jus buah yang mengandung kalsium tinggi. 
  • Konsumsilah makanan yang tinggi kalsium, seperti brokoli, kacang-kacangan, atau tofu. 
  • Konsumsilah yoghurt karena yoghurt adalah cemilan sehat atau jajanan sehat dari fermentasi susu mengandung bakteri baik bagi perut dan aman bagi penderita intoleransi laktosa. 

Belajar untuk membaca label makanan. Laktosa bisa juga terkandung dalam makanan seperti mentega, keju, krim, susu kering, susu padat, susu bubuk, dan whey.


Sumber: kidshealth.org

 

________________________________________________________________________________________________

Baca juga :
Yoghurt Musuh Besar Maag ?
Yoghurt Cemilan Sehat dan Nggak Bikin Gemuk
Yoghurt, Superfood Atau Junkfood?
Yoghurt Lifestyle
5 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

Pin It

blogging tips

blogging tips